SuratAl-Balad Arab Latin dan Artinya - Pada kesempatan kali ini admin akan meyampaikan Surat Al-Balad yang merupakan Surat ke-90 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong dalam Surat Makkiyah yang terdiri dari 20 ayat. Dinamakan "Al-Balad" diambil dari perkataan "Al-Balad" yang terdapat pada ayat pertama Surat ini yang berarti Negeri.
UrutaSurat Dalam Al-Qur'an; Topik Dalam Al_Qur'an; Index Al-Qur'an; Sub Child Category 1; Sub Child Category 2; Hukum Baca Manaqib. 05.26 No comments. Bagaimana hukumnya baca manaqib? manaqib Ali bin Abi Tholib, manaqib Syeikh Abdul Qodir al-Jilani, manaqib Sunan Bonang dan lain sebagainya. Tidak boleh dan tidak benar kalau ada orang
BacaanSurat Al Balad Ayat 1-20 yang termasuk surah Makkiyah, turun sesudah surat Ath Thariq dan sebelum surat Qaf. Tata Cara Sholat Ghaib, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Hukum Pelaksanaannya
RijalHabibulloh 00.56. Teks Bacaan Surat Al-Fajr Arab Latin Indonesia dan Terjemahannya - Surah Al-Fajr adalah surah ke-89 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat. Dinamakan Al-Fajr yang berarti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Terutamadengan banyaknya penggunaan ilmu dan hukum tajwid di dalam bacaan Alquran. Surat Yasin Ayat 52. Sebutkan 5 contoh bacaan iqlab yang terdapat dalam alquran juz 30 atau juz amma pada surat pendek. Contoh bacaan Iqlab tanwin di Al-Quran Surat Al Balad ayat 2. Contoh-contoh ini saya ambil dari 2 surat yaitu QS al-Baqarah dan QS.
Demikianpula seluruh manusia. Oleh karena itu, manusia mati seharusnya meninggalkan jasa. sumber: kemenag.go.id. Keterangan mengenai QS. Al-Balad. Surat Al Balad terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Qaaf. Dinamai Al Balad, diambil dari perkataan Al Balad yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
SuratAl Balad adalah surat yang ke 90, terdiri dari 20 ayat. BACA JUGA: Quran Surat Al-Balad (Negeri) 20 ayat. Tulislah (Surat Al Balad ayat 1-10) pada pakaian tersebut. Ditulis pada bagian yang tidak terlihat oleh orang lain. Menulisnya harus dalam keadaan suci, ditulis dengan tinta yang tidak luntur. BACA JUGA: Hukum Membaca Alquran
yHm5H. akan menguraikan Hukum Tajwid Al Quran per kata yang dimulai dari Juz 30. Pada artikel kali ini akan diuraikan Hukum Tajwid Al Quran Surat Al Balad ayat 1-20 Lengkap dengan Penjelasannya. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ لَاۤأُقْسِمُبِهٰذَاالْبَلَدِ ١ لَاۤأُ Ini adalah mad jaiz munfashil, karena ada mad ashli menghadapi huruf hamzah/alif pada lain kata, panjangnya adalah bisa 2, 4, atau 5 harakat. أُقْسِمُ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yaitu qof yang sukunnya asli. Penjelasannya dapat anda baca pada artikel Hukum Qolqolah dalam web ini. بِهٰذَ Ini adalah mad ashli atau mad thobi’i, karena ada fatah berdiri, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. ذَاالْبَ Ini adalah alif lam qomariyah, karena ada alif lam dan tanda sukun, perlu diperhatikan walaupun di depan huruf dzal ada alif difatah, tapi tidak dibaca mad/panjang. Tetapi dimasukkan ke dalam huruf di depannya. بَلَدِ Ini adalah qolqolah kubro bila waqof/berhenti, karena ada huruf qolqolah yang sukun karena diwaqofkan, pantulannya lebih kuat dibandingkan dengan qolqolah sughro. وَأَنْتَحِلٌّبِهٰذَاالْبَلَدِ ٢ وَأَنْتَ Ini adalah ikhfa/samar, karena ada nun mati menghadapi huruf ta. حِلٌّبِ Ini adalah iqlab, karena ada tanwin menghadapi huruf ba, bila dibaca bunyi tanwinnya berubah menjadi mim dalam pengucapan bukan dalam penulisan, dalam mushaf Al Quran biasanya ditandai dengan adanya mim kecil diatas huruf ba nya. بِهٰذَ Ini adalah mad ashli, karena ada fatah berdiri. Panjannya adalah 1 alif atau 2 harakat. ذَاالْبَ Ini adalah alif lam qomariyah, karena ada alif lam dan tanda sukun. بَلَدِ Ini adalah qolqolah kubro bila waqof, karena ada huruf qolqolah yang sukun karena diwaqofkan. وَوَالِدٍوَّمَاوَلَدَ ٣ وَوَالِدٍ Ini adalah mad ashli, karena ada alif difatah. Panjangnya adlah 1 alif atau 2 harakat. لِدٍوَّ Ini adalah idghom bigunnah, karena ada tanwin menghadapi huruf wawu. وَمَا Ini adalah mad ashli, karena ada alif difatah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. وَلَدَ Ini adalah qolqolah kubro, karena ada huruf qolqolah yang sukun karena diwaqofkan. لَقَدْخَلَقْنَاالْإِنْسَانَفِيْكَبَدٍ ٤ لَقَدْخَلَقْنَ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yang sukun asli. نَاالْإِ Ini adalah alif lam qomariyah, karena ada alif lam dan sukun. Apa saja huruf Alif Lam Qomariyah itu? jawabannya dapat anda baca pada artikel Hukum Alif Lam dalam web ini. إِنْسَ Ini adalah ikhfa/samar, karena ada nun mati menghadapi huruf sin. سَانَفِيْ Ini adalah mad ashli, karena ada alif difatah dan ya dikasroh. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. كَبَدٍ Ini adalah qolqolah kubro, karena ada huruf qolqolah yang sukun karena diwaqofkan. أَيَحْسَبُأَنْلَّنْيَّقْدِرَعَلَيْهِأَحَدٌ ٥ أَيَحْسَبُأَنْلَّ Ini adalah idghom bila gunnah tidak dengung, karena ada nun mati menghadapi huruf lam. Huruf idghom bila gunnah ada 2 yaitu lam dan ro. Penjelasan mengenai hukum idghom ini dapat anda baca pada artikel Hukum Tajwid Nun Mati atau Tanwin dalam web ini. لَنْيَّ Ini adalah idghom bigunnah, karena ada nun mati menghadapi huruf ya. Huruf idghom bigunnah ada 4 yaitu ya, nun, mim dan wawu. يَقْدِرَ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yaitu qof yang sukunnya asli, dan huruf ro dibaca tafkhim/tebal karena berharakat fathah. عَلَيْهِ Ini adalah huruf lin, karena ada huruf ya yang disukun oleh huruf yang berharakat fathah. أَحَدٌ Ini adalah qolqolah kubro, karena ada huruf qolqolah yaitu dal yang sukun karena diwaqofkan. يَقُولُأَهْلَكْتُمَالًالُّبَدًا ٦ يَقُولُأَهْلَكْتُمَا Disini ada 1 hukum, yaitu mad ashli atau mad thobi’i karena ada wawu di dhommah dan alif difatah. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. لًالُّ Ini adalah idghom bila gunnah, karena ada tanwin menghadapi huruf lam. لُبَدًا Ini adalah mad iwadl, karena ada huruf alif berharakat tanwin fatah kemudian diwaqofkan. Cara membacanya seperti membaca huruf alif difatah pada mad thobi’i, panjangnya juga sama yaitu 1 alif atau 2 harakat. أَيَحْسَبُأَنْلَّمْيَرَهٗۤأَحَدٌ ٧ أَيَحْسَبُأَنْلَّمْ Ini adalah idghom bila gunnah, karena ada nun mati menghadapi huruf lam. لَمْيَرَ Ini adalah idzhar syafawi, karena ada mim mati menghadapi huruf ya. Membacanya tidak boleh didengungkan. Dan huruf ro yang dibaca tafkhim karena berharakat fatah. يَرَهٗۤأَ Ini adalah mad shilah thowilah, karena ada mad shilah Ha dhomir berharakat dlommah terbalik menghadapi huruf alif/hamzah. Panjangnya adalah 5 harakat. أَحَدٌ Ini adalah qolqolah kubro, karena ada huruf qolqolah yang sukun karena diwaqofkan. Bunyi pantulannya lebih kuat daripada qolqolah sughro. أَلَمْنَجْعَلْلَهٗعَيْنَيْنِ ٨ أَلَمْنَ Ini adalah idzhar syafawi, karena ada mim mati menghadapi huruf nun, “membacanya tidak boleh didengungkan”. Penjelasan mengenai idzhar syafawi dapat anda baca pada artikel Hukum Mim Mati atau Mim Sukun dalam web ini. نَجْعَلْ Ini dinamakan qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yaitu jim yang sukun asli. لَهٗ Ini adalah mad shilah qoshiroh, karena ada ha dlomir berharakat dlommah terbalik. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. عَيْنَيْنِ Disini ada 2 hukum, yaitu huruf lin dan mad lin. Huruf lin karena ada huruf ya yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fatah, dan yang kedua dinamakan mad lin karena ada huruf lin menghadapi huruf hidup kemudian membacanya diwaqofkan. Panjangnya adalah 2, 4, atau 6 harakat. وَلِسَانًاوَّشَفَتَيْنِ ٩ وَلِسَا Ini dinamakan mad ashli, karena ada alif difatah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. نًاوَّ Ini adalah idghom bigunnah, karena ada tanwin menghadapi huruf wawu. وَشَفَتَيْنِ Ini dinamakan mad lin, karena ada huruf lin menghadapi huruf hidup kemudian membacanya diwaqofkan. Panjangnya adalah 2, 4, atau 6 harakat. وَهَدَيْنَاهُالنَّجْدَيْنِ ١٠ وَهَدَيْنَ Ini dinamakan huruf lin, karena ada huruf ya yang disukun oleh huruf yang berharakat fathah. نَاهُ Ini dinamakan mad ashli karena ada alif difathah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. ەُالنَّ Disini ada 2 hukum, yaitu alif lam syamsiyah dan gunnah. Alif lam syamsiyah karena ada alif lam dan tasydid. Sedangkan gunnah karena ada huruf nun ditasydid, cara membacanya didengungkan kira-kira 3 harakat. نَجْ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yaitu jim yang sukun asli. دَيْنِ Ini dinamakan mad lin bila waqof, karena ada huruf lin menghadapi huruf hidup kemudian membacanya diwaqofkan. Panjangnya adalah 2, 4, atau 6 harakat. فَلَااقْتَحَمَالْعَقَبَةَ ١١ فَلَااقْتَحَمَ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yaitu qof yang sukun asli. مَالْعَقَبَةَ Ini adalah alif lam qomariyah, karena ada alif lam dan sukun. Perlu diperhatikan “ta marbutoh” di akhir ayat bila waqof berubah menjadi “Ha”. وَمَاۤأَدْرَاكَمَاالْعَقَبَةُ ١٢ وَمَاۤأَ Ini dinamakan mad jaiz minfashil, karena ada mad ashli menghadapi huruf alif atau hamzah di lain kata. Panjangnya adalah 2, 4, atau 5 harakat. أَدْ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yaitu dal yang sukun asli. رَاكَ Ini dinamakan mad ashli, karena ada huruf alif difatah. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. Dan huruf ro nya dibaca tafkhim/tebal karena berharakat fathah. مَاالْعَقَبَةُ Ini dinamakan alif lam qomariyah, karena ada alif alam dan sukun, harap diperhatikan huruf alif yang berharakat fatah tidak dibaca mad/panjang, tetapi dimasukkan ke dalam huruf alif lam qomariyah yang ada di depannya. Dan “ta marbutoh” bila waqof dibaca menjadi “Ha”. فَكُّرَقَبَةٍ ١٣ Disini tidak ada hukum tajwidnya, tetapi harap diperhatikan huruf yang bertasydid membacanya harus ditekan hurufnya Dobel. Dan “ta marbutoh” bila waqof dibaca menjadi “Ha”. أَوْإِطْعَامٌفِيْيَوْمٍذِيْمَسْغَبَةٍ ١٤ أَوْ Ini adalah huruf lin atau huruf layin, karena ada huruf wawu yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. إِطْعَ Ini dinamakan qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yang disukun asli. عَامٌ Ini dinamakan mad ashli, karena ada huruf alif difatah panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. مٌفِ Ini adalah ikhfa’, karena ada tanwin menghadapi huruf fa. Membacanya disamarkan. فِيْ Ini adalah mad ashli, karena ada huruf ya dikasroh, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. يَوْمٍ Ini dinamakan huruf lin, karena ada huruf wawu yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. مٍذِيْ Disini ada 2 hukum, yaitu ikhfa’ dan mad ashli. Ikhfa’ karena ada tanwin menghadapi huruf dzal. Mad ashli karena ada huruf ya dikasroh, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. مَسْغَبَةٍ Disini tidak ada hukum tajwidnya, tetapi harap diperhatikan huruf yang bertasydid membacanya harus ditekan hurufnya Dobel. Dan “ta marbutoh” bila waqof dibaca menjadi “Ha”. يَتِيْمًاذَامَقْرَبَةٍ ١٥ يَتِيْمَ Ini dinamakan mad ashli atau mad thobi’i karena ada huruf ya dikasroh. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. مًاذَ Ini dinamakan ikhfa’, karena ada tanwin menghadapi huruf dzal. ذَا Ini adalah mad ashli karena ada alif difathah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. مَقْرَبَةٍ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yaitu qof yang sukun asli. Dan “ta marbutoh” bila waqof dibaca menjadi “Ha”. أَوْمِسْكِيْنًاذَامَتْرَبَةٍ ١٦ أَوْ Ini adalah huruf lin, karena ada huruf wawu yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. مِسْكِيْ Ini adalah mad ashli, karena ada huruf ya dikasroh. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. نًاذَ Ini adalah ikhfa’, karena ada tanwin menghadapi huruf dzal. Macam-macam ikhfa beserta hurufnya dapat anda baca pada artikel Hukum Tajwid Nun Mati atau Tanwin. ذَامَتْرَبَةٍ Ini adalah mad ashli, karena ada huruf alif difathah. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. ثُمَّكَانَمِنَالَّذِيْنَاٰمَنُوْاوَتَوَاصَوْابِالصَّبْرِوَتَوَاصَوْابِالْمَرْحَمَةِ ١٧ ثُمَّ Ini dinamakan ghunnah atau wajibul ghunnah, karena ada huruf mim ditasydid, cara membacanya didengungkan kira-kira 3 harakat. كَانَمِنَالَّذِيْنَ Ini adalah mad asli atau mad thobi’i, karena ada alif difathah dan ya dikasroh, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. اٰمَنُوْا Disini ada 2 hukum yaitu mad badal dan mad ashli. Mad badal karena ada alif berharakat fathah berdiri, mad ashli karena ada huruf wawu di dlommah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. وَتَوَا Ini adalah mad ashli, karena ada huruf alif difathah. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. صَوْا Ini dinamakan huruf lin, karena ada huruf wawu yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. بِالصَّ Ini dinamakan alif lam syamsiyah, karena ada alif lam dan tasydid. صَبْرِ Ini adalah qolqolah sughro, karena ada huruf qolqolah yang sukun asli. وَتَوَا Ini adalah mad ashli, karena ada huruf alif difathah panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. صَوْا Ini adalah huruf lin, karena ada huruf wawu yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. بِالْمَرْحَمَةِ Ini adalah alif lam qomariyah, karena ada alif lam dan sukun, dan huruf ro yang dibaca tafkhim/tebal, karena disukun oleh huruf yang berharakat fathah. أُولٰۤئِكَأَصْحَابُالْمَيْمَنَةِ ١٨ أُولٰۤئِكَ Ini dinamakan mad wajib muttashil, karena ada mad ashli menghadapi huruf hamzah pada 1 kata, panjangnya adalah 5 harakat. أَصْحَابُ Ini adalah mad ashli karena ada alif difathah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. بُالْمَ Ini adalah alif lam qomariyah, karena ada alif lam dan sukun. مَيْمَنَةِ Ini adalah huruf lin, karena ada huruf ya yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. وَالَّذِيْنَكَفَرُوْابِاٰيَاتِنَاهُمْأَصْحَابُالْمَشْأَمَةِ ١٩ وَالَّذِيْنَكَفَرُوْا Ini adalah mad ashli, karena ada ya dikasroh dan wawu di dlommah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. بِاٰيَاتِنَا Ini adalah mad badal dan mad ashli. Mad badal karena ada huruf alif berharakat fathah berdiri, mad ashli karena ada huruf alif difathah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. هُمْأَ Ini adalah idzhar syafawi, karena ada mim mati menghadapi huruf hamzah atau alif. Membacanya tidak boleh didengungkan. أَصْحَا Ini adalah mad ashli karena ada huruf alif difathah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. بُالْمَشْأَمَةِ Ini adalah alif lam qomariyah, karena ada alif lam dan sukun. عَلَيْهِمْنَارٌمُّؤْصَدَةٌ ٢٠ عَلَيْهِمْ Ini adalah huruf lin, karena ada huruf ya yang disukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. هِمْنَ Ini adalah idzhar syafawi, karena ada mim mati menghadapi huruf nun. Membacanya tidak boleh didengungkan. نَارٌ Ini adalah mad ashli, karena ada huruf alif difathah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. رٌمُّؤْصَدَةٌ Ini adlah idghom bigunnah, karena ada tanwin menghadapi huruf mim, membacanya harus didengungkan. Demikianlah uraian Hukum Tajwid Al Quran Surat Al Balad ayat 1-20 Lengkap dengan Penjelasannya, semoga bermanfaat. Your browser does not support the audio element.
- Surah Al-Balad dalam Al-Quran mengajak kita semua merefleksikan kondisi sulit selama pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NU Lampung Prof. KH Mohammad Mukri. Berikut ini bacaan dan keutamaan surah Al-Balad bagi umat Islam. Sejak pandemi Covid-19 melanda semua negara di dunia. Terjadi disrupsi di berbagai sektor kehidupan, mulai dari restriksi sosial, karantina wilayah, hingga pemutusan hubungan kerja PHK besar-besaran yang menaikkan tingkat pengangguran dalam skala masif. Di Indonesia sendiri, jumlah orang miskin meningkat selama pandemi Covid-19. Laporan Badan Pusat Statistik BPS mencatat kenaikan sebanyak 2,79 juta penduduk miskin Indonesia, dari sebelumnya 24,79 orang 2019 menjadi 27,55 orang 2020. Peningkatan kemiskinan ini menyebabkan banyak orang menderita, terutama bagi masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke bawah. Di sisi lain, orang yang berkecukupan memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu sesamanya yang kesusahan, sebagaimana disampaikan Mohammad Mukri. “Banyak anak yang hidup dalam kesusahan dan memerlukan perhatian kita [di masa pandemi Covid-19]. Mari berbuat baik dengan meringankan beban mereka. Sekecil apa pun itu sudah menjadi sebuah langkah positif,” ujar Mohammad Mukri, sebagaimana dilansir NU Online. Surah Al-Balad mengandung spirit dan hikmah kepedulian sosial selama pandemi Covid-19. Hal itu tertuang dalam ayat 13-17 surah Al-Balad, yang terdiri dari upaya membantu dan meringankan orang yang berada dalam kesulitan. “Dalam ayat 13 yang artinya melepaskan perbudakan dan hamba sahaya, kita maknai sebagai langkah membantu orang lain lepas dari kesulitan ... Selanjutnya ayat 14, 15, dan 16 yakni memberi makan anak yatim dan orang miskin yang sangat fakir, menjadi spirit untuk peduli dan peka terhadap kondisi anak-anak dari keluarga miskin dengan memberi perhatian akibat dampak Covid-19," lanjut Mukri Secara umum, membaca dan merenungkan makna Al-Quran , termasuk surah Al-Balad akan menambah keimanan seorang muslim dan menguatkannya dalam musibah. Tidak hanya itu, Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadis yang diriwayatkan Thalhah bin Mutharif “Jika Al-Qur'an dibaca di dekat orang sakit, dia merasa lebih ringan. Pada suatu hari aku memasuki kamar seseorang yang sedang sakit” Aku berkata “Aku melihatmu hari ini dalam keadaan baik”, dia berkata “Telah dibacakan Al Qur'an di dekatku”. Bacaan Surah Al-Balad Latin-Arab dan Terjemahannya Berikut ini bacaan surah Al-Balad dalam bahasa Arab-Latin beserta terjemahannya. لَآ اُقْسِمُ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ - ١ Bacaan latinnya "Lā uqsimu bihāżal-balad"Artinya Aku bersumpah dengan negeri ini Mekah, وَاَنْتَ حِلٌّۢ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ - ٢ Bacaan latinnya "Wa anta ḥillum bihāżal-balad"Artinya dan engkau Muhammad, bertempat di negeri Mekah ini, وَوَالِدٍ وَّمَا وَلَدَۙ - ٣ Bacaan latinnya "Wa wālidiw wa mā walad"Artinya dan demi pertalian bapak dan anaknya. لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْ كَبَدٍۗ - ٤ Bacaan latinnya "Laqad khalaqnal-insāna fī kabad"Artinya Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah. اَيَحْسَبُ اَنْ لَّنْ يَّقْدِرَ عَلَيْهِ اَحَدٌ ۘ - ٥ Bacaan latinnya "Ayaḥsabu al lay yaqdira alaihi aḥad"Artinya Apakah dia manusia itu mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang berkuasa atasnya? يَقُوْلُ اَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًاۗ - ٦ Bacaan latinnya "Yaqụlu ahlaktu mālal lubadā"Artinya Dia mengatakan, “Aku telah menghabiskan harta yang banyak.” اَيَحْسَبُ اَنْ لَّمْ يَرَهٗٓ اَحَدٌۗ - ٧ Bacaan latinnya "Ayaḥsabu al lam yarahū aḥad"Artinya Apakah dia mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang melihatnya? اَلَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ عَيْنَيْنِۙ - ٨ Bacaan latinnya "Alam naj’al lahụ ainaīn"Artinya Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata, وَلِسَانًا وَّشَفَتَيْنِۙ - ٩ Bacaan latinnya "Wa lisānaw wa syafataīn"Artinya dan lidah dan sepasang bibir? وَهَدَيْنٰهُ النَّجْدَيْنِۙ - ١٠ Bacaan latinnya "Wa hadaināhun-najdaīn"Artinya Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan kebajikan dan kejahatan, فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ ۖ - ١١ Bacaan latinnya "Fa laqtaḥamal-aqabah"Artinya tetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki dan sukar? وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْعَقَبَةُ ۗ - ١٢ Bacaan latinnya "Wa mā adrāka mal-aqabah"Artinya Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu? فَكُّ رَقَبَةٍۙ - ١٣ Bacaan latinnya "Fakku raqabah"Artinya yaitu melepaskan perbudakan hamba sahaya, اَوْ اِطْعَامٌ فِيْ يَوْمٍ ذِيْ مَسْغَبَةٍۙ - ١٤ Bacaan latinnya "Au iṭ’āmun fī yaumin żī masgabah"Artinya atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan, يَّتِيْمًا ذَا مَقْرَبَةٍۙ - ١٥ Bacaan latinnya "Yatīman żā maqrabah"Artinya kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat, اَوْ مِسْكِيْنًا ذَا مَتْرَبَةٍۗ - ١٦ Bacaan latinnya "Au miskīnan żā matrabah"Artinya atau orang miskin yang sangat fakir. ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِۗ - ١٧ Bacaan latinnya "Tsumma kāna minallażīna āmanụ wa tawāṣau biṣ-ṣabri wa tawāṣau bil-mar-ḥamah"Artinya Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ - ١٨ Bacaan latinnya "Ulā`ika aṣ-ḥābul-maimanah"Artinya Mereka orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu adalah golongan kanan. وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِنَا هُمْ اَصْحٰبُ الْمَشْئَمَةِۗ - ١٩ Bacaan latinnya "Wallażīna kafarụ bi`āyātinā hum aṣ-ḥābul-masy`amah"Artinya Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri. عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ ࣖ - ٢٠ Bacaan latinnya "Alaihim nārum mu`ṣadah"Artinya Mereka berada dalam neraka yang ditutup juga Keutamaan Surah Al-Kautsar Tulisan Latin Beserta Arti & Maknanya Makna Surah Al Baqarah Ayat 255 Bacaan Ayat Kursi & Keistimewaan - Pendidikan Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Dhita Koesno
Negeri Makkiyah Surah ke-90 20 Ayat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 1 لَآ اُقْسِمُ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ lā uqsimu bihāżal-balad Aku bersumpah dengan negeri ini Mekah, 2 وَاَنْتَ حِلٌّۢ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ wa anta ḥillum bihāżal-balad dan engkau Muhammad, bertempat di negeri Mekah ini, 3 وَوَالِدٍ وَّمَا وَلَدَۙ wa wālidiw wa mā walad dan demi pertalian bapak dan anaknya. 4 لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْ كَبَدٍۗ laqad khalaqnal-insāna fī kabad Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah. 5 اَيَحْسَبُ اَنْ لَّنْ يَّقْدِرَ عَلَيْهِ اَحَدٌ ۘ a yaḥsabu al lay yaqdira 'alaihi aḥad Apakah dia manusia itu mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang berkuasa atasnya? 6 يَقُوْلُ اَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًاۗ yaqụlu ahlaktu mālal lubadā Dia mengatakan, “Aku telah menghabiskan harta yang banyak.” 7 اَيَحْسَبُ اَنْ لَّمْ يَرَهٗٓ اَحَدٌۗ a yaḥsabu al lam yarahū aḥad Apakah dia mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang melihatnya? 8 اَلَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ عَيْنَيْنِۙ a lam naj'al lahụ 'ainaīn Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata, 9 وَلِسَانًا وَّشَفَتَيْنِۙ wa lisānaw wa syafataīn dan lidah dan sepasang bibir? 10 وَهَدَيْنٰهُ النَّجْدَيْنِۙ wa hadaināhun-najdaīn Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan kebajikan dan kejahatan, 11 فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ ۖ fa laqtaḥamal-'aqabah tetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki dan sukar? 12 وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْعَقَبَةُ ۗ wa mā adrāka mal-'aqabah Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu? 13 فَكُّ رَقَبَةٍۙ fakku raqabah yaitu melepaskan perbudakan hamba sahaya, 14 اَوْ اِطْعَامٌ فِيْ يَوْمٍ ذِيْ مَسْغَبَةٍۙ au iṭ'āmun fī yaumin żī masgabah atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan, 15 يَّتِيْمًا ذَا مَقْرَبَةٍۙ yatīman żā maqrabah kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat, 16 اَوْ مِسْكِيْنًا ذَا مَتْرَبَةٍۗ au miskīnan żā matrabah atau orang miskin yang sangat fakir. 17 ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِۗ ṡumma kāna minallażīna āmanụ wa tawāṣau biṣ-ṣabri wa tawāṣau bil-mar-ḥamah Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. 18 اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ ulā`ika aṣ-ḥābul-maimanah Mereka orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu adalah golongan kanan. 19 وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِنَا هُمْ اَصْحٰبُ الْمَشْئَمَةِۗ wallażīna kafarụ bi`āyātinā hum aṣ-ḥābul-masy`amah Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri. 20 عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ 'alaihim nārum mu`ṣadah
Jakarta - Surat Al Balad terdiri dari 20 ayat. Kata Al Balad diambil dari ayat pertama yang berarti ini adalah surat Makkiyyah, yakni turun sebelum Nabi SAW hijrah ke Madinah. Hampir semua pakar tafsir menegaskan hal tersebut, seperti dikutip dari Buku tafsir Al Mishbah jilid 15 oleh Dr M Quraish Balad mengandung isyarat tentang kedudukan mulia kota Mekah. Sekaligus menjelaskan bahwa manusia diciptakan dengan kodrat serta potensi menghadapi serba kesulitan sejak ia dilahirkan hingga sampai ke liang lahat dan kenyataan tersebut mengharuskannya selalu siap berjuang menghadapi berbagai tantangan. Salah satu bentuk perjuangan tersebut adalah perjuangan mengangkat taraf hidup orang-orang lemah seperti anak- anak اُقْسِمُ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ - ١lā uqsimu bihāzal-baladAku bersumpah dengan negeri ini Mekah,وَاَنْتَ حِلٌّۢ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ - ٢wa anta ḥillum bihāzal-baladdan engkau Muhammad, bertempat di negeri Mekah ini,وَوَالِدٍ وَّمَا وَلَدَۙ - ٣wa wālidiw wa mā waladdan demi pertalian bapak dan خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْ كَبَدٍۗ - ٤laqad khalaqnal-insāna fī kabadSungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah اَنْ لَّنْ يَّقْدِرَ عَلَيْهِ اَحَدٌ ۘ - ٥a yaḥsabu al lay yaqdira 'alaihi aḥadApakah dia manusia itu mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang berkuasa atasnya?يَقُوْلُ اَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًاۗ - ٦yaqụlu ahlaktu mālal lubadāDia mengatakan, "Aku telah menghabiskan harta yang banyak."اَيَحْسَبُ اَنْ لَّمْ يَرَهٗٓ اَحَدٌۗ - ٧a yaḥsabu al lam yarahū aḥadApakah dia mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang melihatnya?اَلَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ عَيْنَيْنِۙ - ٨a lam naj'al lahụ 'ainaīnBukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata,وَلِسَانًا وَّشَفَتَيْنِۙ - ٩wa lisānaw wa syafataīndan lidah dan sepasang bibir?وَهَدَيْنٰهُ النَّجْدَيْنِۙ - ١٠wa hadaināhun-najdaīnDan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan kebajikan dan kejahatan,فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ ۖ - ١١fa laqtaḥamal-'aqabahtetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki dan sukar?وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْعَقَبَةُ ۗ - ١٢wa mā adrāka mal-'aqabahDan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?فَكُّ رَقَبَةٍۙ - ١٣fakku raqabahyaitu melepaskan perbudakan hamba sahaya,اَوْ اِطْعَامٌ فِيْ يَوْمٍ ذِيْ مَسْغَبَةٍۙ - ١٤au iṭ'āmun fī yaumin zī masgabahatau memberi makan pada hari terjadi kelaparan,يَّتِيْمًا ذَا مَقْرَبَةٍۙ - ١٥yatīman zā maqrabahkepada anak yatim yang ada hubungan kerabat,اَوْ مِسْكِيْنًا ذَا مَتْرَبَةٍۗ - ١٦au miskīnan zā matrabahatau orang miskin yang sangat كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِۗ - ١٧summa kāna minallażīna āmanụ wa tawāṣau biṣ-ṣabri wa tawāṣau bil-mar-ḥamahKemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ - ١٨ulā`ika aṣ-ḥābul-maimanahMereka orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu adalah golongan كَفَرُوْا بِاٰيٰتِنَا هُمْ اَصْحٰبُ الْمَشْئَمَةِۗ -١٩wallażīna kafarụ bi`āyātinā hum aṣ-ḥābul-masy`amahalaihim nārum mu`ṣadahDan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ ࣖ - ٢٠Mereka berada dalam neraka yang ditutup Al Balad merupakan wahyu yang ke-34 yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW. Surat itu turun sebelum surat Qaf dan sesudah surat Ath Thariq. nwy/erd
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ 900 Bismillah hir rahman nir raheem In the name of Allah, the Entirely Merciful, the Especially Merciful. لَآ أُقۡسِمُ بِهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ 901 Laaa uqsimu bihaazal balad Sahih InternationalI swear by this city, Makkah – وَأَنتَ حِلُّۢ بِهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ 902 Wa anta hillum bihaazal balad Sahih InternationalAnd you, [O Muhammad], are free of restriction in this city – وَوَالِدٖ وَمَا وَلَدَ 903 Wa waalidinw wa maa walad Sahih InternationalAnd [by] the father and that which was born [of him], لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِي كَبَدٍ 904 Laqad khalaqnal insaana fee kabad Sahih InternationalWe have certainly created man into hardship. أَيَحۡسَبُ أَن لَّن يَقۡدِرَ عَلَيۡهِ أَحَدٞ 905 Ayahsabu al-lai yaqdira alaihi ahad Sahih InternationalDoes he think that never will anyone overcome him? يَقُولُ أَهۡلَكۡتُ مَالٗا لُّبَدًا 906 Yaqoolu ahlaktu maalal lubadaa Sahih InternationalHe says, “I have spent wealth in abundance.” أَيَحۡسَبُ أَن لَّمۡ يَرَهُۥٓ أَحَدٌ 907 Ayahsabu al lam yarahooo ahad Sahih InternationalDoes he think that no one has seen him? أَلَمۡ نَجۡعَل لَّهُۥ عَيۡنَيۡنِ 908 Alam naj’al lahoo aynayn Sahih InternationalHave We not made for him two eyes? وَلِسَانٗا وَشَفَتَيۡنِ 909 Wa lisaananw wa shafatayn Sahih InternationalAnd a tongue and two lips? وَهَدَيۡنَٰهُ ٱلنَّجۡدَيۡنِ Wa hadaynaahun najdayn Sahih InternationalAnd have shown him the two ways? فَلَا ٱقۡتَحَمَ ٱلۡعَقَبَةَ Falaq tahamal-aqabah Sahih InternationalBut he has not broken through the difficult pass. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡعَقَبَةُ Wa maaa adraaka mal’aqabah Sahih InternationalAnd what can make you know what is [breaking through] the difficult pass? فَكُّ رَقَبَةٍ Fakku raqabah Sahih InternationalIt is the freeing of a slave أَوۡ إِطۡعَٰمٞ فِي يَوۡمٖ ذِي مَسۡغَبَةٖ Aw it’aamun fee yawmin zee masghabah Sahih InternationalOr feeding on a day of severe hunger يَتِيمٗا ذَا مَقۡرَبَةٍ Yateeman zaa maqrabah Sahih InternationalAn orphan of near relationship أَوۡ مِسۡكِينٗا ذَا مَتۡرَبَةٖ Aw miskeenan zaa matrabah Sahih InternationalOr a needy person in misery ثُمَّ كَانَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡمَرۡحَمَةِ Summa kaana minal lazeena aamanoo wa tawaasaw bissabri wa tawaasaw bilmarhamah Sahih InternationalAnd then being among those who believed and advised one another to patience and advised one another to compassion. أُوْلَـٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ Ulaaa’ika As-haabul maimanah Sahih InternationalThose are the companions of the right. وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِنَا هُمۡ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ Wallazeena kafaroo bi aayaatinaa hum as-haabul Mash’amah Sahih InternationalBut they who disbelieved in Our signs – those are the companions of the left. عَلَيۡهِمۡ نَارٞ مُّؤۡصَدَةُۢ Alaihim naarum mu’sadah Sahih InternationalOver them will be fire closed in.
hukum bacaan surat al balad